close

BeritaKabar Nasional

Kritik Tulisan Rektor ITK, Akademisi Unmul: Pernyataan Rasis Adalah Tanda Terbelakang

Sumber Foto Ilustrasi: The Independent

SAHIH.CO – Akademisi Hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, turut mengkritisi pernyataan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Budi Santosa Purwokartiko, yang oleh banyak kalangan dinilai sebagai pernyataan rasis.

“Mencitrakan peradaban berdasarkan perbedaan ras manusia, jelas merupakan tindakan rasis. Dan itu sangat disayangkan justru keluar dari mulut seorang guru besar sekaligus rektor, yang notabene pihak yang seharusnya berdiri tegak menentang rasisme,”  tutur Herdiansyah, dilansir dari Tribun Kaltim, Minggu, 1 Mei 2022.

Herdiansyah menjelaskan, bahwa semua kalangan termasuk akademisi selalu menghargai perbedaan pendapat, tetapi baginya tidak ada ruang bagi mereka yang rasis. Baginya, pernyataan rasis adalah tanda mereka yang terbelakang.

Tulisan pribadi Rektor ITK tersebut sebelumnya viral setelah mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak. Pada 27 April 2022, melalui akun Facebook-nya, Budi mengunggah tulisan yang mengasosiasikan jilbab sebagai tradisi ala manusia gurun.

“Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun,” tulisnya dalam unggahan yang menceritakan pengalaman pribadinya dalam mewawancarai calon mahasiswa penerima beasiswa LPDP.

Pewarta: Nauval Pally Taran

Tags : akademisiantihijabislamjilbabkemanusiaanmuslimmuslimahrasismerektor

The author Redaksi Sahih